Wednesday, September 24, 2014

Cara Berkomunikasi Yang Efektif Dalam Presentasi




Baiklah sudah lama sekali rasa nya ga menulis diblog ini, kebetulan ada tugas dari kampus untuk membuat artikel atau tulisan mengenai komunikasi yang baik. Dan pada artikel kali ini mungkin kami akan memaparkan nya dengan bahasa atau gaya tulisan yang formal karena artikel ini menyangkut tentang tugas, baiklah kami akan paparkan Bagaimana cara berkomunikasi yang efektif dalam presentasi sesuai dengan hasil diskusi bersama dengan kelompok untuk memenuhi tugas mata kuliah.

Menurut Raymond Ross, Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu penerima pesan membangkitkan respon/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.

Untuk mencapai  komunikasi yang baik dan efektif, perlu kita analisis 5 unsur komunikasi. Menurut Lasswell(1960), 5 unsur tersebut diantaranya yaitu:

1. Who? (siapa(sumber) yang ingin kita ajak bicara? 
Sumber atau indicator adalah pelaku utama atau pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi, bisa seorang individu, kelompok, organisasi, maupun suatu Negara sebagai komunikator.

 2. Says what? (pesan apa yang akan disampaikan?)
 
Apa yang akan disampaikan atau dikmunikasikan kepada penerima(komunikan), dari sumber(komunikator) atau isi informasi. Merupakan seperangkat symbol verbal atau non verbal yang mewakili perasaan, nilai gagasan atau maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna, symbol, untuk menyampaikan makna, dan bentuk atau organisasi pesan.
3. In which channel? (dengan media apa kita menyampaikan komunikasi?)
Wahana atau alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator(sumber) kepada komunikan(penerima) baik secara langsung(tatap muka), maupun tidak langsung(melalui media cetak atau elektronik dan lain-lain)

4. To whom? (untuk siapa kita berbicara?)
Orang/kelompok/organisasi/suatu Negara yang menerima pesan dari sumber. Disebut tujuan(destination)/pendengar(listener)/khalayak(audience)/komunikan/penafsir/penyandi balik(decoder).

5. With what effect? (apa dampak yang akan terjadi pada komunikan setelah menerima pesan?)

salah satu contohnya adalah komunikasi antar guru dengan muridnya. Guru sebagai komunikator harus memiliki pesan yang jelas yang akan disampaikan kepada muted atau komunikan. Yang diharapkan adalah dampak yang positif setelah guru menyampaikan informasi berupa materi kepada murid, yaitu pengetahuan murid bertambah.

Berikut dibawah ini adalah informasi berbentuk visual mengenai fakta bahwa komunikasi nonverbal atau komunikasi berbentuk visual merupakan komunikasi yang efektif:

Gambar 2. The power of visual communication infographic (by: Wyzowl)


Berdasarkan pada informasi visual di gambar tersebut. Apa yang manusia ingat ternyata lebih besar berasal dari apa yang mereka lihat dan lakukan. Untuk yang berdasarkan dengan apa yang mereka baca dan dengar berbanding jauh. Sekitar 80% orang mengingat apa yang mereka lihat dan dengar, sedangkan hanya 20% orang mengingat dengan apa yang mereka baca dan 10% orang mengingat dengan apa yang mereka dengar. Melihat fakta tersebut, salah satu teknik berkomunikasi yaitu presentasi merupakan teknik berkomunikasi yang banyak melibatkan visual.

Setelah melihat pembahasan singkat mengenai komunikasi, kami telah menentukan studi kasus yang akan diangkat sebagai percontohan bagaimana cara berkomunikasi yang efektif. Efektif disini merupakan penyampaian yang baik dan benar dan mengacu pada kaidah-kaidah komunikasi. Untuk lebih jelasnya, lihat penjelasan dibawah ini:


Lingkup masalah                   : Komunikasi presentasi di acara formal

Asumsi                                    : Materi sudah siap.


    
     A..     Persiapan sebelum presentasi:

               1.      Kuasai materi
               2.      Menentukan cara teknik presentasi.
                       ·         Interaktif.
                       ·         Tata bahasa.
                       ·         Percaya diri
               3.     Merencanakan scenario atau planning.
               4.     Improvisasi
                       ·         Jika kondisi diluar scenario yang dipersiapkan, buatlah planning A
                                 dan planning B.

               5.     Mempersiapkan penampilan.

      B.     Persiapan ketika sesaat sebelum presentasi:

               1.     Siapkan mental untuk melakukan presentasi
               2.     Fokus terhadap materi yang akan disampaikan dan juga scenario yang sudah  
                       disiapkan sebelumnya.

               3.     Berdoa sesuai dengan kepercayaan.



      C.     Ketika presentasi berlangsung:

               1.     Mengatur nafas supaya relax.
               2.     Melihat ke semua audience yang hadir.
               3.     Ucapkan salam ke audience.
               4.     Memperkenalkan diri (introduction).
               5.     Menjelaskan isi materi dengan jelas, lugas, dan tidak terburu-buru.
               6.     Jangan terlalu banyak gerak.
               7.     Kuasai audience.
               8.     Mengakhiri presentasi dengan menjelaskan kesimpulan.


       D.    Cara menjawab pertanyaan ketika presentasi


               1.     Mendengarkan maksud dan tujuan pertanyaan, kemudian ambil inti dari pertanyaan
                       tersebut.
               2.     Bila perlu catat pertanyaan.
               3.     Pikirkan terlebih dahulu jawaban yang harus disampaikan.
               4.     Jawab pertanyaan dengan jelas dan tegas.
               5.     Apabila ada pertanyaan lain, lakukan point pertama.

Jika sudah cukup, maka akhiri presentasi dengan salam dan ucapkan terima kasih atas perhatian audience. Sekian tulisan mengenai Cara Berkomunikasi yang efektif dalam presentasi semoga bermanfaat.

2 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Kemampuan berkomunikasi memang jadi poin penting dalam menyampaikan informasi supaya bisa diserap dengan baik

    ReplyDelete